Managing Sales Team of 35 People Across Multiple Locations
- by
- Misterransel
Ringkasan
Mengelola tim sales dalam skala besar dengan fokus pada sistem komunikasi yang efektif, koordinasi lintas area, dan pembagian tugas yang terstruktur. Bertujuan menjaga konsistensi performa individu dan tim, sekaligus memastikan target wilayah dapat tercapai secara terkontrol dan berkelanjutan.
Peran Saya
Sebagai Supervisor Sales Wilayah Jakarta, tanggung jawab utama meliputi:
-
Mengelola ±35 anggota tim sales dengan latar belakang dan karakter kerja yang beragam
-
Menyusun struktur kerja tim yang jelas dan mudah dipahami
-
Mengontrol pencapaian target wilayah
-
Menjadi jembatan komunikasi antara tim lapangan dan manajemen pusat
-
Menjaga keselarasan strategi penjualan dengan kebijakan perusahaan
Tantangan Utama
-
Mengelola Tim Besar dengan Latar Belakang Berbeda
-
Perbedaan pengalaman, gaya kerja, dan tingkat kedisiplinan
-
Tantangan dalam menyamakan standar kerja
-
Risiko miskomunikasi dan miskoordiansi
-
Menjaga Konsistensi Performa di Berbagai Area
-
Setiap area memiliki karakter pasar yang berbeda
-
Tingkat persaingan dan potensi penjualan yang tidak sama
-
Kebutuhan pendekatan penjualan yang fleksibel namun tetap terkontrol
-
Menyelaraskan Target Individu dengan Target Wilayah
-
Target personal harus mendukung pencapaian target regional
-
Risiko fokus individu hanya pada target pribadi tanpa melihat tujuan tim besar
Aksi yang Dilakukan
-
Menetapkan Struktur Kerja & Pembagian Peran yang Jelas
-
Membagi tim berdasarkan:
-
Area kerja
-
Fungsi
-
Target spesifik
-
-
Menentukan PIC (Person in Charge) di setiap area untuk memperkuat kontrol lapangan
-
Briefing & Koordinasi Tim Secara Rutin
-
Briefing:
-
Harian untuk target operasional
-
Mingguan untuk evaluasi dan strategi
-
-
Menyampaikan:
-
Update target
-
Progres capaian
-
Kendala di lapangan
-
-
Monitoring Performa Melalui Laporan Penjualan
Menggunakan indikator seperti:
-
Pencapaian target per individu
-
Pencapaian per area
-
Tren penjualan
-
Area yang memerlukan intervensi cepat
-
Menjadi Penghubung antara Tim Lapangan & Manajemen
-
Menyampaikan kondisi lapangan secara objektif
-
Mengomunikasikan kebijakan manajemen secara jelas dan aplikatif
-
Menghindari kesalahpahaman kebijakan di level operasional
-
Membangun Budaya Tanggung Jawab & Kepemilikan Target
-
Menanamkan bahwa target wilayah adalah tanggung jawab bersama
-
Mendorong kolaborasi antar area
-
Mengurangi mental kerja individu yang terpisah
Hasil yang Dicapai
-
Target Wilayah Tercapai & Terkontrol
-
Capaian target lebih stabil
-
Risiko deviasi performa dapat ditekan
-
Komunikasi Tim Lebih Efektif
-
Informasi lebih cepat tersampaikan
-
Minim miskomunikasi antar level
-
Koordinasi Kerja Lebih Rapi & Efisien
-
Alur kerja jelas
-
Setiap anggota memahami peran dan tanggung jawabnya
-
Waktu respons terhadap masalah lapangan lebih cepat





0 komentar:
Posting Komentar